Dheninda Chaerunnisa Tegaskan Hak Setara bagi Penyandang Disabilitas di Gorontalo Utara

Dheninda Chaerunnisa Tegaskan Hak Setara bagi Penyandang Disabilitas di Gorontalo Utara

Gorontalo (ANTARA) – Anggota DPRD Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Dheninda Chaerunnisa, menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang setara dengan masyarakat umum, khususnya dalam memperoleh pendidikan yang layak. Hal itu disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang digelar Sekolah Luar Biasa (SLB) Gorontalo Utara di Desa Alata Karya, Kecamatan Kwandang, Rabu.

Sebagai Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara, Dheninda menuturkan bahwa pendidikan inklusif harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah Arena Tempur. Ia menekankan pentingnya menghilangkan segala bentuk diskriminasi dalam proses belajar mengajar, termasuk bagi siswa di SLB.

“Tidak boleh ada diskriminasi dalam mendapatkan pendidikan yang layak. Penyandang disabilitas dan masyarakat normal memiliki hak yang sama sehingga perhatian juga harus diberikan secara merata,” ujarnya.

Dheninda berharap peringatan HDI memberikan ruang lebih luas bagi anak-anak disabilitas untuk berkembang sesuai bakat yang mereka miliki. Ia mengaku terharu sekaligus bangga dapat merayakan momentum tersebut bersama para siswa SLB yang dinilainya memiliki talenta luar biasa.

“Saya sangat bahagia bisa berada di tengah-tengah mereka. Anak-anak ini hebat, penuh potensi, dan patut mendapat kesempatan yang sama seperti anak-anak lainnya,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia turut menyaksikan gelar karya siswa SLB yang menampilkan berbagai kemampuan kreatif sebagai bagian dari pengembangan talenta.

Lebih jauh, Dheninda kembali menegaskan pentingnya pelayanan inklusif di seluruh sektor, termasuk di wilayah pesisir Gorontalo Utara. Menurutnya, penyandang disabilitas merupakan warga negara Indonesia yang harus dilindungi hak-haknya tanpa pengecualian.

Ia juga mendorong pemerintah daerah mempercepat penyediaan fasilitas umum yang ramah disabilitas. Hal itu mencakup akses di kantor pemerintahan, fasilitas kesehatan, hingga berbagai ruang publik yang kerap digunakan masyarakat.

“Kita harus memastikan seluruh fasilitas umum dapat diakses bagi semua, termasuk penyandang disabilitas. Lingkungan inklusif bukan hanya kebutuhan, tetapi kewajiban,” tegasnya.

Dengan komitmen tersebut, Dheninda berharap Gorontalo Utara dapat menjadi daerah yang benar-benar menjunjung kesetaraan dan memberikan ruang bagi setiap warganya untuk berkembang tanpa hambatan.

Baca Selengkapnya: https://rooglassreplacement.com.au/eastern-suburbs/