Polres Gorontalo terus menggencarkan edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda. Melalui program “Polantas Menyapa”, personel Kamsel melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas serta rekrutmen anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Kabupaten Gorontalo, Rabu (12/11/2025) pukul 09.00 WITA.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Ahmad A. Wahab, Desa Timuato, Kecamatan Telaga Biru ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Gorontalo, Arena Tempur, Ipda Sukri Giola, bersama sejumlah anggota Unit Kamsel. Dalam kesempatan tersebut, mereka memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sejak dini.
Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Sekolah
Dalam penyampaiannya, Ipda Sukri Giola menegaskan bahwa pelajar perlu memahami peran mereka sebagai pengguna jalan di masa depan. Kesadaran tertib berlalu lintas, menurutnya, bukan hanya tanggung jawab pengendara dewasa, tetapi juga perlu ditanamkan sejak masa sekolah.
“Melalui program Polantas Menyapa dan pembentukan PKS, kami ingin para siswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri, teman, maupun keluarga mereka,” ujar Ipda Sukri Giola di sela kegiatan.
Ia menambahkan, kegiatan edukatif semacam ini menjadi langkah konkret untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya yang melibatkan pelajar atau usia muda. Dengan memahami aturan berlalu lintas lebih awal, diharapkan para siswa dapat menjadi contoh positif di lingkungannya.
Pembentukan Patroli Keamanan Sekolah (PKS)
Selain sosialisasi keselamatan, kegiatan ini juga menjadi momen rekrutmen anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Program PKS merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang melatih para siswa agar aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
Anggota PKS berperan sebagai mitra Kepolisian di lingkungan sekolah. Mereka tidak hanya membantu mengatur lalu lintas di area sekolah, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menciptakan budaya tertib dan disiplin di kalangan pelajar.
Menurut Ipda Sukri, keberadaan PKS memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap keselamatan diri dan orang lain.
“PKS adalah jembatan antara Kepolisian dan sekolah. Dari sinilah kita membangun kebiasaan disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan sejak dini,” tambahnya.
Antusiasme Pelajar MTsN 3 Gorontalo
Kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut mendapat sambutan positif dari para siswa dan guru. Mereka terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab dan simulasi sederhana tentang cara menyeberang jalan dengan aman serta mengenali rambu lalu lintas.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Gorontalo yang konsisten menanamkan nilai-nilai keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar. Program ini dianggap penting untuk membentuk kesadaran generasi muda agar lebih disiplin di jalan raya.
Komitmen Polres Gorontalo dalam Mewujudkan Kamseltibcarlantas
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Gorontalo menegaskan akan terus berkomitmen menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya. Edukasi yang dimulai dari sekolah-sekolah menjadi pondasi penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.
Dengan menanamkan kesadaran sejak dini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami peraturan lalu lintas, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kanit Kamsel menutup kegiatan dengan pesan bahwa keselamatan bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan yang harus dijaga bersama.
Sumber: https://rooglassreplacement.com.au/glass-safety-standards-in-australia-as1288-as2208/





Leave a Reply