Bagi kamu yang penasaran dengan dunia laut atau ingin memelihara kepiting, satu pertanyaan yang sering muncul adalah “Kepiting makan apa?”. Pertanyaan ini terdengar sederhana, tapi jawabannya cukup menarik karena jenis makanan kepiting sangat bergantung pada habitat, spesies, dan kondisi lingkungan tempat mereka hidup.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang makanan kepiting di alam liar maupun saat dipelihara, jenis-jenis makanannya, serta cara memberi pakan yang benar agar kepiting tetap sehat dan tumbuh optimal.
Mengenal Kebiasaan Makan Kepiting
Sebelum mengetahui kepiting makan apa, penting untuk memahami bahwa kepiting termasuk hewan omnivora. Artinya, mereka bisa makan hampir semua jenis bahan organik, baik dari tumbuhan maupun hewan kecil. Kepiting dikenal sebagai hewan pemakan segala yang sangat adaptif terhadap lingkungannya.
Menurut pakar biologi laut, kepiting memiliki sistem pencernaan yang efisien untuk memproses berbagai jenis makanan. Mereka tidak memilih-milih, selama makanan mudah didapat dan bisa dikunyah oleh capitnya, mereka akan memakannya.
Namun, makanan utama kepiting sangat tergantung pada habitatnya — apakah hidup di laut, air payau, atau air tawar.
Jenis Makanan Kepiting Berdasarkan Habitatnya
1. Kepiting Laut
Kepiting yang hidup di laut biasanya memiliki akses ke berbagai sumber makanan alami. Beberapa jenis makanan kepiting laut antara lain:
- Ikan kecil dan bangkainya: Kepiting sering menjadi pemakan bangkai laut karena insting scavenger-nya yang kuat.
- Plankton dan alga laut: Ini menjadi sumber nutrisi utama bagi kepiting muda.
- Kerang, remis, dan udang kecil: Makanan ini kaya protein dan membantu kepiting tumbuh cepat.
- Potongan rumput laut: Menjadi tambahan serat alami yang membantu pencernaan mereka.
2. Kepiting Air Payau
Kepiting air payau hidup di daerah pertemuan antara air laut dan air tawar, seperti muara sungai. Jenis makanan yang biasa dikonsumsi:
- Detritus (sisa tumbuhan atau hewan) yang terbawa arus sungai.
- Cacing dan larva serangga yang hidup di dasar lumpur.
- Buah mangrove yang jatuh ke air, terutama pada kepiting bakau.
- Daun-daunan yang terurai yang menjadi sumber energi alami.
3. Kepiting Air Tawar
Kepiting air tawar sering ditemukan di sungai, danau, atau kolam. Mereka cenderung makan:
- Serangga kecil seperti jangkrik atau nyamuk air.
- Tumbuhan air seperti eceng gondok muda.
- Sisa makanan ikan atau pelet ikan jika dipelihara dalam kolam.
- Buah-buahan lembek, seperti pisang atau pepaya matang.
Apa yang Dimakan Kepiting Peliharaan?
Jika kamu berencana memelihara kepiting, baik sebagai hobi maupun bisnis, penting untuk memahami pakan terbaik agar pertumbuhannya optimal.
1. Pelet Khusus Kepiting
Banyak produsen pakan kini menyediakan pelet khusus kepiting yang sudah diformulasikan dengan kandungan protein tinggi (sekitar 30–40%). Pelet ini juga mengandung mineral seperti kalsium dan fosfor untuk memperkuat cangkang.
2. Makanan Alami
Untuk variasi, kamu bisa memberikan makanan alami seperti:
- Ikan rucah atau ikan kecil.
- Udang cincang.
- Siput air.
- Sayuran rebus seperti kangkung, bayam, atau wortel.
3. Sisa Makanan Dapur
Kepiting peliharaan juga bisa diberi sisa makanan seperti nasi, tempe, atau jagung rebus dalam jumlah kecil. Namun, jangan berlebihan agar air kolam tidak cepat kotor.
Frekuensi dan Cara Memberi Makan Kepiting
Memberi makan kepiting tidak bisa asal-asalan. Ada aturan penting yang perlu diperhatikan agar kepiting tidak stres atau sakit.
1. Frekuensi Makan
- Kepiting kecil atau muda: 2–3 kali sehari dalam porsi kecil.
- Kepiting dewasa: 1–2 kali sehari sudah cukup.
- Beri makan saat sore atau malam hari, karena kepiting aktif pada waktu itu.
2. Jumlah Pakan
Berikan pakan secukupnya, sekitar 3–5% dari bobot tubuh kepiting. Jika terlalu banyak, sisa makanan bisa membusuk dan mencemari air.
3. Teknik Pemberian
- Tebarkan pakan di beberapa titik agar semua kepiting mendapat bagian.
- Hindari memberi pakan langsung di satu tempat, karena bisa memicu perkelahian antar kepiting.
Makanan yang Tidak Boleh Diberikan ke Kepiting
Tidak semua jenis makanan aman untuk kepiting. Beberapa bahan bisa membahayakan kesehatan mereka, antara lain:
- Makanan berminyak atau berbumbu, seperti gorengan atau makanan manusia.
- Roti dan mie instan, karena mengandung gluten dan bahan kimia yang tidak bisa dicerna.
- Daging mentah busuk, karena bisa menimbulkan penyakit bakteri.
- Makanan dengan bahan pengawet.
Sebagai tambahan, hindari memberi pakan yang membuat air cepat kotor. Kualitas air yang buruk bisa menurunkan daya tahan tubuh kepiting.
Kandungan Nutrisi yang Dibutuhkan Kepiting
Agar kepiting tumbuh sehat dan cepat besar, pastikan makanannya mengandung nutrisi berikut:
- Protein (30–45%): Penting untuk pertumbuhan otot dan cangkang.
- Lemak (5–10%): Sebagai sumber energi utama.
- Kalsium dan Fosfor: Membantu pembentukan cangkang kuat.
- Serat dan vitamin: Menjaga pencernaan dan daya tahan tubuh.
Menurut pakar akuakultur, keseimbangan nutrisi pada pakan sangat berpengaruh terhadap ukuran, warna, dan daya tahan kepiting terhadap penyakit.
Tips Menjaga Kepiting Tetap Sehat
Selain memperhatikan makanannya, ada beberapa hal penting lain untuk memastikan kepiting tumbuh optimal:
1. Jaga Kualitas Air
Pastikan air kolam atau akuarium bersih dan memiliki kadar salinitas yang sesuai dengan jenis kepiting.
2. Beri Tempat Persembunyian
Kepiting butuh tempat berlindung seperti batu atau pipa agar tidak stres.
3. Pisahkan Kepiting Sakit atau Agresif
Kepiting yang lemah atau agresif bisa saling menyerang jika dibiarkan dalam satu wadah.
4. Rutin Ganti Air
Ganti sebagian air setiap 3–4 hari agar lingkungan tetap sehat dan bebas amonia.
Fakta Menarik Tentang Kebiasaan Makan Kepiting
- Kepiting punya indera penciuman tajam, bisa mencium makanan dari jarak jauh.
- Mereka menggunakan capit untuk memotong dan menggiling makanan sebelum dimakan.
- Saat berganti cangkang (molting), kepiting berhenti makan sementara.
- Beberapa jenis kepiting laut bahkan bisa memakan alga parasit yang menempel di tubuhnya.
Kesimpulan: Jadi, Kepiting Makan Apa?
Jawabannya, kepiting makan hampir semua jenis bahan organik, tergantung habitat dan kondisi lingkungannya. Di alam liar, mereka memakan ikan kecil, alga, dan bangkai hewan laut. Sedangkan untuk kepiting peliharaan, pakan seperti pelet, sayuran, dan makanan alami sangat ideal.
Sebagai saran, berikan variasi makanan agar kepiting mendapat nutrisi lengkap. Dengan pola makan yang seimbang, kepiting tidak hanya tumbuh cepat, tapi juga lebih sehat dan aktif.





Leave a Reply