Gubernur Gusnar Ismail Lantik 56 Pejabat, Tekankan Sinergi dan Pelayanan Publik Berkualitas

Gubernur Gusnar Ismail Lantik 56 Pejabat, Tekankan Sinergi dan Pelayanan Publik Berkualitas

Gorontalo — Sebanyak 56 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dalam upacara yang digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Senin (6/10/2025). Pelantikan ini menjadi momen perdana bagi Gusnar sejak dilantik sebagai Gubernur Gorontalo.

“Pelantikan ini adalah upacara perdana bagi saya melantik para pejabat. Nantinya, kegiatan seperti ini akan menjadi tugas rutin yang senantiasa berlangsung di lingkungan pemerintah provinsi,” ujar Gubernur Gusnar dalam sambutannya.

Rincian Jabatan dan Instansi

Dari total 56 pejabat yang dilantik, 26 di antaranya merupakan hasil promosi kenaikan jenjang, 19 orang berasal dari perpindahan jabatan lain, dan 11 orang menempati posisi melalui penyesuaian jabatan.
Mereka akan bertugas di berbagai instansi, antara lain Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Kesehatan, RSUD Hasri Ainun Habibie, Dinas Pangan, Bappeda, serta Dinas Penanaman Modal dan PTSP.

Pesan Gubernur: Profesional, Berbasis Regulasi, dan Sinergis

Dalam arahannya, Gusnar menekankan bahwa jabatan fungsional memiliki ruang kebebasan untuk berfikir dan beranalisis, namun tetap harus berpijak pada dasar hukum dan kebijakan yang berlaku.

“Setidaknya ada tiga hal yang saya tekankan: berpikir berbasis dalil, menguasai regulasi, dan memahami kebijakan dengan baik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya akurasi dalam memberikan analisis kebijakan agar memiliki dasar hukum yang kuat.

“Kita sering keliru memberikan analisis karena menggunakan regulasi lama. Dalam setiap analisis, cantumkan dasar hukum dan pasal yang relevan. Regulasi itu penting karena menjadi legal standing dari setiap kebijakan,” jelas Gusnar.

Lebih lanjut, ia meminta para pejabat untuk memahami arah kebijakan pimpinan, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar setiap rekomendasi yang diberikan kepada kepala OPD tidak menyesatkan arah pengambilan keputusan.

“Dengarkan, ikuti, dan pahami dengan baik kebijakan pimpinan. Kalau bapak ibu tidak lengkap memberikan supporting, maka pimpinan bisa keliru mengambil keputusan,” ujarnya.

Dorong Kolaborasi dan Pelayanan Publik Berkualitas

Menutup sambutannya, Gubernur Gusnar berharap pejabat fungsional yang baru dilantik dapat menjalin kolaborasi yang solid dengan pejabat administrator di masing-masing OPD.

“Sinergitas antara pejabat fungsional dan administrator menjadi kunci agar pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat semakin prima dan berkualitas,” tutupnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi peningkatan profesionalisme aparatur sipil negara di Provinsi Gorontalo serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.